logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
loading...

Sinopsis Surplus Princess episode 5 part 2

Sinopsis Surplus Princess episode 5 part 2. Pada part sebelumnya diceritakan kalau Shi Kyung mengajak Ha Ni makan malam berdua, tentu saja ajakan itu sangat membuat Ha Ni senang. Kondisi di rumah berbagi sedang terjadi perselisihan antara Hyun Myung dan Ji Young. Karena Hyun Myung tak mau membuatkan resume untuk melamar pekerjaan, akhirnya Ji Young bersama Big dan Ha Ni membayar seseorang untuk membuatkannya.


Sinopsis Surplus Princess episode 5 part 2




Di kamarnya, Hyun Myung sedang membuat sebuah resume, namun langsung dihapusnya karena dia selalu menggunakan kata2 yang sama sedangkan dia menginginkan sesuatu yang berbeda. Di lantai bawah,Ji Young dan yang lain sedang berdebar2 menunggu resume mereka. Saat membuka file yang dikirim oleh si pembuat resume, mereka langsung terkejut karena isi file-nya bukanlah resume untuk mereka melainkan tulisan “Tulis Resumemu Sendiri”. Yups! Tepat banget mereka bertiga sudah tertipu.


Di ruang makan, Hae Young terus mencoba untuk menyuapi Sun Kyu namun selalu ditolak olehnya. Hyun Myung muncul dan mengatakan kalau dirinya frustasi, karena sampai  sekarang dia tak mendapatkan pekerjaan. Hae Young memberi saran padanya untuk membuat sebuah usaha seperti pasar loak terbuka.



Tepat disaat itu Ji Young dan kawan2 pulang dari memeriksa alamat kantor si pembuat resume yang ternyata juga palsu. Mereka bertiga terus mengeluh karena sudah ditipu. Melihat kegagalan ketiga temannya itu, Hyun Myung pun mengajak Ji Young untuk berdamai dan bekerja sama mulai sekarang. Dia ingin mengajak teman-temannya membuka toko sehari untuk sebuah kegiatan amal. Dan usaha yang bisa mereka lakukan adalah berjualan takoyaki. Mendengar itu, Ha Ni pun langsung teringat pada Ma Nyeo yang kebetulan berjualan takoyaki.



Tanpa menunggu lama Ha Ni langsung menemui Ma Nyeo untuk meminta Ma Nyeo membiarkan dia meminjamkan toko takoyakinya selama sehari. Awalnya Ma Nyeo menolak karena dia tidak bisa meminjamkan mobilnya ( tempat berjualan takoyaki ) kepada orang lain. Namun karena ha Ni terus membujuk, akhirnya Ma Nyeo luluh dan membiarkan Ha Ni dan teman2nya menggunakan mobilnya untuk berjualan takoyaki tapi hanya disiang harinya saja.





Setelah mendapatkan persetujuan Ma Nyeo, Ha Ni pun mengadakan rapat tentang apa yang harus mereka lakukan. Agar mereka mendapatkan banyak pelanggan mereka akan membuat cerita kalau mereka berjualan takoyaki untuk membantu Ma Nyeo yang sakit parah hingga tak bisa berjualan. Mereka juga berhayal kalau di saat mereka sedang berjualan CEO Hong muncul dan membeli semua takoyaki mereka.


Mereka semua setuju dengan ide itu dan sekarang yang harus mereka lakukan adalah membuat poster2 yang bisa menarik perhatian pelanggan. Saat semua sibuk membuat gambar, Ha Ni hendak pergi dengan diam2 namun ketahuan oleh Hyun Myung.

“Kau mau kemana? Aku melihat sepatumu?” tanya Hyun Myung sambil memegang tangan Ha Ni yang saat itu sedang membawa sepatunya.

Tak ingin acaranya dengan Shi Kyung gagal, Ha Ni langsung menarik tangannya dan pergi. Hyun Myung hendak pergi, namun dihalangi oleh Hae Young.

Shi Kyung sendiri masih di kantornya dan sedang bersiap2. Diapun akhirnya menyadari kalau pena perekamnya sudah hilang. Tepat disaat itu Jin Ah muncul dan hendak mengembalikan pena perekam itu, namun belum sempat dia memberikannya tiba2 chef So muncul dan berkata kalau ada masalah.

“Chef Jang terluka tangannya dan harus pergi ke rumah sakit! Sedangkan kita harus  memulai kelas memasak dalam 10 menit lagi.” Ucap Chef So.


Mendengar itu Shi Kyung langsung mengatasi masalah itu, dia menggantikan chef Jang di kelas memasak. Sebelum masuk kelas, dia diberitahu chef So kalau hanya ada 3 orang yang akan datang belajar memasak, chef So juga memberitahu posisi2 mereka semua duduk. Setelah mengerti kondisinya, Shi Kyung siap masuk ke dalam kelas. Disisi lain, Ha Ni sudah menunggu di restoran tempat dia dan Shi Kyung janjian.



Shi Kyung masuk kelas dan dia langsung shock saat melihat peserta belajar masaknya lebih dari tiga orang. Jin Ah melihat kepanikan Shi Kyung. CEO Hong masuk dan mengatakan kalau hari ini mereka mendapatkan tambahan peserta karena mereka semua senang pada Shi Kyung.


Seorang peserta menyapa Shi Kyung dan Shi Kyung tak bisa mengenali wajah wanita itu. Karena tak tau siapa dia, Shi Kyung pun hanya mengucapkan terima kasih. Semua orang terdiam menunggu Shi Kyung menyebut nama wanita itu. Tiba2 dibelakang wanita itu muncul sebuah tulisan, “Nyonya Taylor istri Duta Besar Amerika.” Walaupun tak tahu siapa yang membantunya, Shi Kyung langsung menyapa wanita yang bernama Taylor itu. semuanya tersenyum senang karena Shi Kyung tidak melupakan nama orang.

Satu lagi wanita yang meminta Shi Kyung mengingat namanya, mendapat permintaan itu tentu saja membuat Shi Kyung panik lagi. Shi Kyung pun langsung melihat ke arah belakang menunggu kertas berisi tulisan muncul lagi.


“Nyonya Vakander.” Ucap Shi Kyung sambil bergaya dia pura2 lupa. Orang yang membantu Shi Kyung pun menampakkan wajahnya dan dia adalah Jin Ah. Acara masak memasak pun dimulai. Sedangkan Ha Ni masih setia menunggu direstoran dan Jin Ah terus membantu Shi Kyung dengan memberitahu nama-nama wanita yang ikut belajar memasak dan infomasi tentang mereka.

Ha Ni terus mencoba menghubungi Shi Kyung namun teleponnya tak diangkat karena Shi Kyung memang sedang sibuk memasak. Ha Ni terus menunggu dan menunggu sampai dia terkantuk-kantuk dan waktu pun berubah menjadi malam. Merasa Shi Kyung tidak akan datang, Ha Ni pun memutuskan pulang.



Acara belajar memasak selesai dan Shi Kyung langsung bertanya bagaimana  Jin Ah tau tentang penyakitnya. Jin Ah menjawab dengan jujur kalau dia mengetahuinya dari rekaman pena yang Shi Kyung tinggalkan di restoran kemarin.

“Kebutaan wajah bukanlah penyakit yang memalukan. Kau tidak perlu menyembunyikan dan perduli....” ucap Jin Ah namun kata2nya dipotong Shi Kyung yang berkata kalau Jin Ah itu sombong.

“Kau mengganggu privasiku. Sekarang kau bahkan mengganggu urusanku.”

“Aku merasa menyesal.......”

“Yoon Jin Ah, kenapa kau merasa menyesal?” tanya Shi Kyung dengan marah.

“Karena aku menyukaimu.” Jawab Jin Ah dengan penuh air mata di matanya. “Karena kau mentor dan panutanku. Jadi aku tidak ingin kau dalam masalah di depan orang lain. Maaf....aku tidak bermaksud mendengarnya. Tapi kuharap kau menangani kebutaan wajah seperti biasanya. Aku tidak akan mengatakan pada siapapun .”ucap Jin Ah dan pergi setelah meninggalkan perekam pena di meja.



Tepat disaat itu, Shi Kyung melihat panggilan Ha Ni diponselnya, namun dia tak sanggup mengangkatnya karena perasaannya benar2 sedang kacau.


Hyun Myung melihat Ha Ni pulang dengan wajah sedih dan terus melihat ke arah ponselnya. Karena Ha Ni tidak ikut bekerja sedangkan yang lain berusaha membuat  sesuatu untuk usaha mereka, Hyun Myung pun langsung menceramahinya.




“Kau diusir dari kelompok studi kami.” Ucap Hyun Myung dan tiba2 Ha Ni langsung terduduk dan menangis. Mengira Ha Ni menangis karena dirinya, tentu saja Hyun Myung langsung merasa bersalah dan langsung menarik kata-katanya untuk mengeluarkan Ha Ni dari kelompok studi mereka.

Namun rasa bersalah Hyun Myung langsung hilang saat tau kalau Ha Ni menangis karena sinyal di ponselnya hilang. Apalagi saat Ha Ni berkata kalau dia sedang menunggu Shi Kyung menghubunginya. Sambil menangis Ha Ni berkata kalau dia tau, ShiKyung tidak datang karena diapasti sedang sibuk dengan pekerjaannya.

“Saat ini.... kau tidak bisa mendapatkan cinta tanpa pekerjaan. Jangan memikirkan hal lain. Mari kita fokus untuk mendapatkan pekerjaan. Apa kau mengerti? Oke?” ajak Hyun Myung dan Ha Ni setuju.


Ha Ni dan teman2 sudah berada di jalan untuk berjualan takoyaki,mereka berjualan dengan menggunakan kostum2 unik. Karena tak ada satupun pengunjung yang datang, Hae Young pun menggunakan acara onlinenya untuk mempromosikan takoyaki mereka via acara onlinenya. Mereka benar2 menggunakan cerita “para avengers menyelamatkan seorang paman takoyaki yang malang.” Mereka semua juga bernyanyi untuk menarik para pelanggan.


Tepat disaat itu Shi Kyung mencoba menelpon Ha Ni namun tidak diangkat oleh Ha Ni karena dia sedang sibuk membagikan brosur pada orang2. Karena tidak diangkat, Shi Kyung pun mengirimi Ha Ni sms, “Maaf tentang semalam. Aku akan menelponmu nanti.”

Langit sudah gelap. Kita beralih pada Jin Ah yang berada di bangku taman. Dia terlihat galau karena Shi Kyung marah padanya. Apalagi sms yang dia kirim pada Shi Kyung tak dibacanya. Jin Ah lalu teringat pada ramalan Hae Young yang berkata kalau Jin Ah akan punya senjata ampuh yang bisa membantunya untuk mendapatkan semua yang Jin Ah inginkan, namun senjata itu juga bisa merugikannya.


Sambil menunggu lift, Jin Ah mengecek lagi apakah sms yang dia kirim pada Shi Kyung sudah dibaca atau belum. Melihat pesannya belum dibaca, Jin Ah pun sepertinya langsung merindukan Hyun Myung karena dia langsung melihat foto2nya bersama Hyun Myung.


Pintu lift terbuka dan Jin Ah terkejut saat melihat Shi Kyung yang ada di dalam lift. Di dalam lift mereka berdua sama2 terdiam. Tepat disaat itu ponsel Shi Kyung berdering dan itu adalah panggilan dari neneknya yang meminta Shi Kyung datang dengan wanita yang membawakan ponsel-nya. Neneknya begitu senang pada wanita itu karena wanita itu bisa bicara dengan bahasa jeju. Neneknya merasa kalau Shi Kyung cocok dengan wanita itu.



Ha Ni dan teman2 masih berjualan takoyaki dan pelanggan mereka mulai banyak yang berdatangan. Tepat disaat itu CEO Hong datang dan bertanya tentang Ma Nyeo pada Hyun Myung. Dan hyun Myung pun menjawab kalau mereka berjualan menggantikan Ma Nyeo yang sedang sakit hari ini. Melihat CEO Hong,Big pun langsung mencari tahu di internet apakah wanita itu benar2 CEO Hong atau bukan.

CEO Hong hendak membeli takoyakinya, namun Hyun Myung yang tidak tau kalau itu adalah CEO Hong, langsung menyuruhnya masuk dalam antrian dan untungnya CEO Hong pun tak keberatan mengantri.




Big kemudian memberitahu Ha Ni, Hae Young dan Hyun Myung kalau wanita yang baru saja datang adalah CEO Hong, tentu saja mereka semua senang. Tepat disaat itu Sun Jae dan teman2nya datang. Ji Young yang melihatnya terlebih dahulu langsung bersembunyi. Karena Ji Young yang bertugas memasak takoyaki, Hyun Myung yang tak menyadari kalau Ji Young bersembunyi karena ada Sun Jae langsung berusaha menarik Ji Young keluar.



Terjadilah kesalahpahaman diantara mereka hingga membuat mereka berdua berkelahi. Para pelanggan yang melihatnya langsung ketakutan dan CEO Hong pun tak senang melihatnya. Tepat disaat itu Ma Nyeo muncul.

“Kudengar kau sakit.” Tanya CEO Hong pada Ma Nyeo.


“Sakit? Siapa yang sakit?” tanya Ma Nyeo tak mengerti. “Aku sehat.”


Ha Ni yang ada di samping Ma Nyeo langsung menutup mulut Ma Nyeo agar tak mengatakan hal yang sebenarnya. Dia berkata kalau ma Nyeo sakit anemia. Melihat tingkah Ha Ni yang aneh, tentu saja CEO Hong sadar kalau Ha Ni dan teman2 sudah membohonginya. Dia marah dan pergi.

Ji Young dan Hyun Myung terus berkelahi sampai2 mereka melepas topeng mereka. Dan lebih parahnya lagi mobil mereka berjalan sendiri dan menabrak pohon.




 Sudah berada dalam posisi yang sangat memalukan, Sun Jae akhirnya melihat mereka  berdua. Tak tahu harus menjawab apa saat Sun Jae bertanya “bukankah kau seharusnya di New York?” Ji Young pun memilih pingsan.

Ji Young minum sendirian di luar rumah. Dia menyesali semuanya, karena ingin menutupi kebohongannya dia sudah mengacaukan semuanya. Hyun Myung menghampirinya dan berkata kalau semua itu bukan sepenuhnya salah Ji Young, jadi Ji Young tak perlu bersedih.


“14 tahun yang lalu..... ketika aku diterima di sekolah hukum... kupikir hidupku akan menjadi menaksubkan.... aku akan menjadi hakim...” ucap Ji Young dan menangis. “Dengan istri yang cantik..... dan anak-anak... aku akan memiliki keluarga besar. Tapi aku kecanduan game internet. Aku jadi seperti mesin. Ketika aku bangun di pagi hari.... aku tidak tahu apa yang harus kulakukan. Bagaimana aku bisa hidup? Apa kau tahu mengapa aku bermain game internet? Karena aku bisa menjadi yang pertama. Waktu.. cepat berlalu... ini satu2nya hal yang aku bisa.”




Ha Ni dan yang lainnya ikut muncul, Ha Ni mencoba menghibur Ji Young dengan berkata kalau Ji Young bisa melakukan hal yang terbaik selain bermain game, dia bisa memasak ramen dengan sangat baik. Big mendukung ucapan Ha Ni, karena dia sendiri tidak bisa membuat ramen seenak buatan Ji Young.

Hyun Myung dan yang lainpun langsung meminta Ji Young membuatkan ramen untuk mereka semua. Ji Young pun tak bisa menolak dan langsung masuk ke dalam rumah untuk membuat ramen.



“Hei apa kau gila?” tanya Hyun Myung pada Ha Ni yang terus saja mencari sinyal. “Bukankah aku memberitahumu. Jika seorang pria tidak menghubungimu... hanya ada satu alasan. Dia tidak suka padamu.” Ucap Hyun Myung.

“Tidak. Itu tidak benar. Kau menyebalkan.” Jawab Ha Ni kesal dan pergi.



Saat sendiri, ternyata Hyun Myung terus memikirkan Jin Ah karena sekarang dia terus melihat kontak Jin Ah di hp-nnya.





Di tempat lain, Shi Kyung mencoba menghubungi seseorang. Tepat disaat itu, ponsel Ha Ni menerima panggilan dan dengan senang dia menjawabnya, “halo”. Shi Kyung pun menjawab “halo”. Namun kita juga melihat Jin Ah menjawab “halo.” Sebenarnya siapa yang Shi Kyung telpon? Dan apakah dia menelpon kedua wanita ini?yuk tunggu jawabannya di episode 6.




Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...
Copyright © 2013. Drama Populer - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger