logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
loading...

Sinopsis Doctor Stranger Episode 8 Part 3

Sinopsis Doctor Stranger Episode 8 part 3. Pada part sebelumnya, kita bisa melihat bagaimana ekspresi Seung Hee yang cemburu pada kedekatan Hoon dan Soo Hyun. Dari sana kita bisa menebak kalau Seung Hee adalah Jae Hee. Sekarang yang menjadi pertanyaannya adalah apa sebenarnya misi Jin Soo dan Seung Hee. Mau tau jawabannya? Yuk kita lanjut aja sinopsisnya….


Sinopsis Doctor Stranger Episode 8 part 3


Jae Joon menyuruh Soo Hyun untuk mundur menjadi asistennya  dalam operasi si kembar dan akan digantikan oleh dr Keum. Jae Joon mengambil keputusan itu karena dia membutuhkan dr Eun untuk menjadi anastesinya. Soo Hyun tidak mau mundur karena dia sangat ingin melakukan operasi itu, ditambah lagi dia sudah belajar dari Hoon untuk menjadi seorang asisten yang baik.


Mendengar Soo Hyun membahas tentang Hoon yang mengajarinya cara mengoperasi, Jae Joon langsung berkomentar kalau Soo Hyun terlihat sangat menikmati dipeluk oleh Hoon. “Dimataku, kau sudah menyukainya.”

“Jae Joon…. Apa kau cemburu?”

“Ini adalah perintahku sebagai manajer. Dr Keum akan menjadi asisten utama operasi ini.” Ucap Jae Joon dengan tegas dan hendak pergi.

“Aku bisa melakukannya!”

“Dengarkan kataku!” teriak Jae Joon. “Ini karena kau terlalu dimanja oleh ayahmu.”

“Kau tahu itu tak benar kan. Semua dokter ingin berhasil dalam operasi seperti prosedur Norwood.”

“Operasi tak akan berhasil hanya atas keinginanmu. Tapi, akan berhasil jika kau bisa.”


Soo Hyun terlihat terkejut. “Apa maksudmu? Kau pikir aku tak bisa?”

“Iya.. dr Keum tak akan meminta dipilih seperti kau.”

Soo Hyun benar2 tak menyangka semua kata2 itu akan keluar dari tunangannya sendiri. Tunangan yang tak percaya pada kemampuannya. Soo Hyun menahan air matanya, “Baiklah…. Dr Keum akan menjadi asistenmu.” Ucap Soo Hyun dan pergi.


Dr Keum begitu senang saat mendapat kabar dari dr EUn kalau dia akan menjadi asisten Jae Joon. Hoon yang tak sengaja melintas mendengarnya juga. Perawat Chun Hee yang juga berada di sana langsung bertanya pada Hoon apa benar dr Keum akan menjadi asisten utama.


Tidak langsung menjawab, Hoon malah balik bertanya “Bagaimana dengan si bebek? Oh, maksudku dr Oh?”

“Aku tidak tahu.” Jawab Perawat Chun Hee. Semua itu membuat Hoon penasaran dan bertanya-tanya apa sebenarnya yang terjadi.


Soo Hyun dengan perasaan campur aduk langsung berlari ke ruang dokter. Sialnya, disana dia malah menemukan dr Kim yang sedang bercumbu dengan dokter perempuan. Soo Hyun pun menyuruh kedua dokter tak tau malu itu keluar ruangan.



Saat hanya sendirian, Soo Hyun dengan kesal langsung membuka bukunya dan hendak menyobeknya. Namun dia mengurungkan niatnya itu saat melihat bayangannya di kaca. Soo Hyun lalu berusaha membaca buku itu, tapi air mata yang sudah dia tahan sejak tadi terus keluar dan membuat Soo Hyun tak tahan lagi untuk menumpahkan kesedihan dan kekesalannya dengan menangis.


Dr Yang sudah berada di rumah sakit lagi. Dia sedang memikirkan tentang cara untuk membuat alasan agar tidak ikut melakukan operasi bersama Hoon. Tepat disaat itu dia mendapat sms dari Jae Joon yang meminta bantuannya. Setelah membaca sms dari Jae Joon, dr Yang bertambah yakin atas apa yang akan dia lakukan. Tanpa ragu sedikitpun, dr Yang menjepit tangannya di pintu hingga luka parah.


Setelah merasa tangannya tak bisa dipakai untuk operasi, dr Yang lalu meminta perawat untuk mengobatinya dan member perban. Tepat disaat itu Perawat Min datang dan melihat apa yang terjadi pada dr Yang. Dia tak habis pikir dr Yang bisa senekad itu, hanya untuk menghindari operasi bersama Hoon.

Dr Yang dan Perawat Min pun berbicara berdua di tangga darurat. Dr Yang beralasan kalau dia melakukan semua ini karena dia tak mau berada di bawah terus, “Jika aku menuruti perintah manajer Han, aku akan menjadi asisten manajer tahun depan. Semoga, hidup kita akan berubah.”

“Kau tahu apa yang akan terjadi pada mereka jika operasinya tak berhasil?”

“Jika Park Hoon tak bisa, dr Han pasti bisa.”


“Kau tahu betapa pentingnya ini? Kau juga punya anak. Kau adalah seorang ayah.”

“Aku mencoba untuk menjadi ayah yang lebih baik.”

“Bagaimana dengan menjadi dokter yang lebih baik? Aku sudah tak mau mendengar penjelasanmu lagi sekarang.” Ucap perawat Min dan pergi.


Dr Yang menemui dr Moon dan tentu saja dia langsung diamuk oleh dr Moon yang sudah banyak berharap padanya. Dr Moon benar2 frustasi  menghadapi semuanya. Hoon lalu meminta dr Moon untuk menggantikan posisi dr Yang, namun dr Moon tak bisa melakukannya karena dia sedang di skors.



Hoon lalu menemui Soo Hyun di ruangannya. Hoon mencoba mengajaknya bicara tapi Soo Hyun benar2 dalam kondisi badmood, dia bahkan membentak Hoon dan menyuruhnya keluar. Hoon lalu mengulurkan tangannya, “Bantu aku… asistenku terluka.”

“Kau tahu aku se-tim dengan dr Han?”

“Itu tak penting sekarang.”

“Lalu apa?”

“Menyelamatkan nyawa mereka.” Jawab Hoon.

Soo Hyun lalu berkata kalau Hoon tidak akan berhasil walau dia membantu. Hoon menjawab kalau mungkin saja dengan semangat keras yang dimiliki Soo Hyun, mereka bisa berhasil. Soo Hyun masih diam saja.


“Kita tak punya banyak waktu. Kau mau atau tidak?” Soo Hyun tampak bingung dan setelah dia berpikir sejenak, Soo Hyun memutuskan menjabat tangan Hoon yang artinya Soo Hyun menerima tawaran Hoon. “Keputusan yang bagus. Tanganmu cocok sekali menjadi ahli bedah jantung-dada.” Puji Hoon saat melihat tangan Soo Hyun.

Soo Hyun pun langsung menarik kembali tangannya, diapun memberitahu Hoon tentang kembalinya dr Eun pada tim-nya Jae Joon. Mendengar itu tentu saja membuat Hoon marah dan langsung mencari dr Eun.


Saat menghadapi Hoon, dr Eun begitu santai dan mengatakan kalau Hoon tidak perlu khawatir tentang ahli anastesi untuk operasinya, karena dia punya kenalan yang akan menggantikannya. Dr Eun lalu menelpon Seung Hee yang sedang berada di dalam mobil bersama Jin Soo.


Dr Eun bertanya apa Seung Hee bisa datang ke rumah sakit karena ada operasi yang mendesak. Tak menjawab langsung, Seung Hee bertanya balik apa rencana yang mereka susun bersama berhasil. Dr EUn mengiyakan lalu dia  bertanya lagi apa Seung Hee bisa sampai ke rumah sakit pukul 10 dan Seung Hee pun menyanggupinya.

Dr Eun kemudian memberikan ponselnya pada Hoon agar Hoon bisa berbicara sendiri dengan Seung Hee. Dengan suara pelan, Hoon meminta maaf pada Seung Hee karena sudah berbicara kasar sebelumnya. Hoon lalu bertanya apa Seung Hee bisa datang dan Seung Hee hanya menjawab kalau mereka harus menyelamatkan si kembar.


Jin Soo berkata kalau semua yang mereka lakukan hanya untuk Jang Seok Joo. Seung Hee langsung berkata tidak, “ini bukan karena aku mau masuk ke tim Park Hoon. Tapi itu karena perintah atasanku.  Akan sangat mencurigakan jika aku bilang, ingin masuk ke tim dr Han. Tak peduli apapun itu, kita harus mengikuti rencana awal.”

Tanpa Jin Soo dan Seung Hee sadari, Chang Yi mengikuti mereka. Tepat disaat itu Hoon menelpon dan bertanya apa Chang Yi benar2 mengikuti Seung Hee. Hoon sengaja meminta bantuan Chang Yi untuk mengikuti Seung hee, karena sepertinya Hoon masih sangat yakin kalau Seung Hee adalah Jae Hee.  



Kita beralih pada bodyguard Seok Joo yang menelpon seseorang dan memberitahunya kalau PM Seok Joo sudah tidur. Saat dia berbalik, betapa terkejutnya dia saat melihat Tae Sool membawa sekantong uang dan diberikan padanya. Tak lama kemudian, PM Seok Joo muncul sambil mendengar rekaman suara pengawalnya itu di ponsel. Seok Joo lalu mengajak pengawal itu untuk berbicara di kamarnya.


Jin Soo dan Seung Hee sampai di tempat tujuan. Sebelum keluar mobil, Jin Soo menyiapkan pistolnya dan menyembunyikannya di balik jaketnya. Chang Yi sendiri masih berada di mobilnya yang diparkir di depan gedung yang Jin Soo dan Seung Hee datangi. Melihat Jin Soo dan Seung Hee yang berpandangan terlebih dahulu sebelum masuk gedung, membuat Chang Yi penasaran tentang hubungan diantara mereka, Chang Yi bahkan menebak kalau mereka adalah sepasang kekasih.


Beralih ke rumah sakit, dimana si kembar sedang dipindahkan ke ruang operasi. Soo Hyun ikut senang karena Hoon akhirnya mendapat apa yang dia mau, yaitu Seung Hee menjadi ahli anastesinya. Soo Hyun lalu bertanya apa Hoon sudah mendapat tim bantuan untuk operasinya. Dengan santai Hoon menjawab kalau dia sudah dapat, dan tepat pada saat itu, Perawat Min keluar membawa salah satu si kembar untuk dibawa ke ruang operasi. ( untunglah sifat perawat Min sangat berbeda jauh dengan dr Yang).


Soo Hyun lalu bertanya kapan Seung  Hee akan datang. Hoon tak menjawab, dia malah teringat pada kata2 Jae Hee, dimana saat itu Jae Hee pernah berkata, apa yang akan Hoon lakukan jika Jae Hee tiba2 menghilang. Dan saat itu Hoon menjawab kalau dia akan mencari Jae Hee sampai ketemu.



Chang Yi berhasil sembunyi dari mata pengawal gedung yang Jin Soo dan Seung Hee datangi. Setelah merasa aman, Chang Yi keluar dari persembunyiannya. Melihat begitu banyaknya penjaga membuat Chang Yi penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di dalam gedung. Nekad, Chang Yi ikut masuk ke dalam gedung dan mengikuti kemana Jin SOo dan Seung Hee pergi.


Jae Joon sudah siap dengan pakaian operasinya. Di tempat mencuci tangan, bertemu dengan Soo Hyun yang juga sedang mencuci tangannya. Dengan nada tak senang, Jae Joon bertanya apa Soo Hyun serius akan masuk ke dalam tim-nya Hoon. SOo Hyun menjawab santai, dia menyuruh Jae Joon untuk tak mengkhawatirkannya karena Jae Joon sudah punya dr Keum.

“Jadi, kau berpihak pada Park Hoon?” tanya Jae Joon dengan nada marah.

Tepat pada saat itu, Hoon muncul dan menjawab pertanyaan Jae Joon. “Aku yang memintanya.”


“Sekarang kau mencuri asistenku?”

“Aku akan mengembalikannya nanti. Jadi, kita focus saja.” Jawab Hoon.

“Kasihan sekali. Kau pasti sangat ingin menang?”


“Bagaimana kau bisa tahu? Apa kau bisa berhenti membuatku malu?” ucap Hoon dengan tersenyum, namun raut wajahnya tiba2 berubah serius dan berkata, “selamatkan bayi itu tak perduli apapun itu. Mengerti?”

Hoon pun hanya menjawab dengan tatapan tajamnya.


Dr Choi dan dr Moon sedang berada di bangku penonton melihat persiapan operasi yang senang dilakukan kedua tim. Tak lama kemudian presdien Oh muncul bersama Sang Jin. Ternyata bukan hanya mereka berempat yang datang untuk menyaksikan operasi itu. Semua dokter Myeong Hee sepertinya sengaja berkumpul untuk melihat jalannya operasi tersebut.


Hoon baru saja selesai mencuci tangan, saat tiba2 ponselnya berbunyi. Ketika Hoon hendak mengangkatnya, ponsel itu malah jatuh ke air. Dan untungnya ponsel itu tidak rusak dan masih bisa Hoon gunakan untuk menerima telepon dari Chang Yi.


Chang Yi memberitahu Hoon kalau Seung Heed an Jin Soo bertemu dengan seseorang. Dan saat berjumpa dengan orang tersebut, semua pengawal langsung memeriksa Jin SOo dan Seung Hee untuk memastikan kalau mereka menyembunyikan senjata. Pistol yang sudah Jae Joon siapkan langsung disita.

“Hyung benar2 ada sesuatu yang aneh.”



“Apa.. bagaimana dengan dr Han? Apa dia baik2 saja?” tanya Hoon khawatir. Diapun teringat saat Jae Joon tertembak dan saat dia pertama kali melihat Seung Hee.

Jin Soo bertanya kenapa Tae Sool ingin bertemu dengannya. Tae Sool berkata kalau mereka harus mengikuti rencana awal mereka. “Tima Han Jae Joon akan terpilih untuk operasi perdana menteri.” Ucap Tae Sool yang tiba-tiba mengambil pistol dan diarahkan pada kepala Seung Hee.




Melihat hal itu, Chang Yi pun langsung menyampaikannya pada Hoon. “Hyung, mereka mau membunuhnya.”

Preview :


Jin Soo bertanya “Apa maksudmu dengan tim Han Jae Joon?”


Tae Sool : “Tim Han Jae Joon yang akan melakukan operasinya.”


Seung Hee mengangkat pistol yang di tujukan ke arahnya menjadi ke kepalanya, “rencana kita adalah Park Hoon yang akan melakukan operasinya.”


Tae Sool menjawab “Rencana telah berubah”.


Dengan cepat Seung Hee membalik posisi, dia membuat arah pistol menuju ke Tae Sool, “Apa keputusanmu ini sudah disetujui negaraku? Apakah kita terlihat seperti mengancam?” ( dari sini kita bisa melihat kalau Seung Hee bisa bela diri)


Beralih pada Presien Oh yang bertanya pada dr Choi, “Apa aku terlihat bercanda?”


“Ini cara yang terbaik untuk membuat aorta dengan cepat.” Jawab dr Choi.

“Jadi, siapapun yang bisa melakukannya, dalam waktu 45 menit, mereka yang menang?” tanya Presiden Oh.


Beralih lagi pada Jin Soo yang mengatakan, “bekas luka?”

“Kau bisa mendapatkan ginjal tapi bekas itu akan tetap ada.” Ucap Tae Sool dan memberikan sebuah permen pada Jin Soo. Tanpa mereka sadari pembicaraan mereka berdua didengar oleh Chang Yi yang masih ada di tempat itu.



Jin Soo sepertinya menyadari keberadaan Chang Yi, dia pun berkata, “Jika kau ada hubungannya dengan Park Hoon. Kau juga akan mati.

Bersambung
Sinopsis Doctor Stanger ep 9 dari mbak anna



Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

10 komentar

Aq setuju dgn dr.Moon tdk suka dgn mata2, mengganggu kosentrasi operasi saja

Balas

Makin penasaran.mksh ya mba lilik...^__^

Balas

wuuiih.... cang yi dalam masalah nih.... nyawanya bisa terancam.....moga aj dia ga ketangkap... penasrn sama lanjutanya.... gomawo y sist.... btw, disana uda brp episod y???

Balas

di Korea udah smpe episode 10.....

Balas

Mba anna udh tulis blm ep 9 nya mb? Minta link nya dongsssss..penasaaaaaraaaan sekaleeeee *.*

Balas

Di tunggu eps selanjutnyamba, semangaattt

Balas

ep 9 part 1 sdh muncul di blog-ny mbak anna...

Balas

Semangat chingu nulisnya.. ditunggu sinop selanjutnya.. oh ya mau nanya donk, chingu lg nulis sinop apa aja ya???

Balas

kalo sekarang hanya doctor stranger dan engel eyes aja

Balas

loading...
Copyright © 2013. Drama Populer - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger