logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
loading...

Siopsis Marry Him If You Dare Episode 5

Siopsis Marry Him If You Dare Episode 5. Pada episode 4 kemarin berakhir saat Madam Na menjadi bintang tamu di acara berita Kim Shin menggantikan peramal yang  tidak bisa datang. Karena Kim Shin mengatakan dia tidak percaya pada hal-hal yang semacam itu, dia menantang Madam Na untuk mengatakan apa yang akan terjadi pada dirinya di masa depan.

Siopsis Marry Him If You Dare Episode 5



Dengan tenang, Madam Na menjawab kalau Kim Shin akan hancur, setelah dia diberhentikan dari posisi penyiarnya, dia menyerahkan semua tanggung jawab pada istrinya, sampai-sampai istrinya harus bekerja di dua tempat.

Ada seorang laki-laki misterius yang sepertinya mencari Madam Na, saat dia melihat Madam Na di televisi dia langsung melaporkannya pada seseorang.


Mi Rae akhirnya tau kenapa Madam Na tidak menginginkan Mi Rae bersama dengan Kim Shin, karena mereka akan hancur bersama. Tepat di saat Madam Na mengatakan itu, Kim Shin menelponnya dan bertanya kenapa ibunya mengatakan semua itu tentang dirinya. Mi Rae menjawab kalau Madam Na bukanlah ibunya. Kim Shin sepertinya mengerti dan tidak memperdulikan itu semua, karena dia langsung menyuruh Mi Rae datang ketempat mereka janjian untuk belajar.



Masih memikirkan akan datang atau tidak, tiba-tiba Se Joo menelpon Mi Rae dan mengatakan kalau dia sudah berada di depan pintu barat YBS dan menunggu Mi Rae. Waduuuuh.... Mi Rae bakal milih yang mana yah.


Kondisi tubuh Madam Na semakin hari semakin melemah, dia bahkan tak dapat menahannya lagi saat berada di depan Miranda ( Nenek Mi Ran ). Madam Na pingsan.

Setelah memikirkannya, ternyata Mi Rae mengikuti sadarn Madam Na, dia pergi menemui Se Joo. Tapi terlihat sekali Mi Rae tak nyaman dengan semua itu, pikirannya terus tertuju pada Kim Shin yang menunggunya. Sebelum pulang, Mi Rae mengajak Se Joo pergi bersamanya ke taman hiburan besok, tentu saja Se Joo tidak menolaknya.


Madam Na di bawa kerumah sakit oleh Miranda, betapa terkejutnya Miranda saat dia mengetahui kalau Madam Na sakit karena efek lanjut usia yang begitu cepat dibanding orang pada umumnya. Atas semua yang terjadi pada Madam Na dan juga karena pekerjaan Madam Na yang sebagai petugas kebersihan di YBS, Miranda tentu saja tidak percaya kalau Madam NA adalah seorang peramal.

Di dalam bis Mi Rae akhirnya mengangkat telepon dari Kim Shin dan dia mengubah jadwal janjian untuk belajar. Kim Shin pun menyetujuinya.



Beralih lagi pada Madam NA yang sudah bisa membuat Miranda percaya kalau dia adalah seorang peramal. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Madam Na untuk menjauhkan Kim Shin dari Mi Rae, dia menyuruh Miranda untuk mengirim Kim Shin keluar negeri.  Namun mendengar permintaan madam Na membuat Miranda merasa janggal, kalau Kim Shin akan menjadi orang yang gagal kenapa dia harus memberinya posisi yang bagus dengan menjadikannya pekerjaan di New York.

Madam Na lalu memberi sebuah clue pada Miranda, untuk membuktikan apa yang akan dia katakan benar. Dia menyuruh Miranda pada tanggal 7 November sekitar pukul 10:30 malam untuk melihat keluar, karena dia akan melihat sesuatu yang menakjubkan.

Madam Na pulang kerumah dan bertemu dengan kakaknya yang langsung marah padanya, karena ulah Madam Na yang mengatakan hal-hal yang tidak pantas di televisi seperti kata-kata “kau binatang” dan “kau akan hancur”, Joo Hyun harus menulis surat permintaan maaf kesemua pihak.



Mi Rae mengatakan pada Madam Na tentang rencananya untuk bertemu dengan Kim Shin dan Se Joo, semua itu dia lakukan untuk mengetahui bagaimana perasaannya yang sebenarnya dan juga perasaan mereka pada dirinya.

Mi Rae dan Se Joo benar-benar pergi ke taman hiburan walau sedang hujan lebat.



Di YBS, Kim Shin dipanggil Miranda. Sepertinya Miranda percaya pada kata-kata Madam Na, untuk mengirim Kim Shin menjadi wartawan di  New York, karena dia benar-benar melakukannya.  


Di lobi, Kim Shin bertemu dengan Madam Na, Kim Shin mengira Madam Na melakukan semua itu karena Madam Na adalah salah satu fans nya. Madam Na yang didekati oleh Kim Shin seperti itu tentu saja merasa jantungnya berdegub kencang, bagaimanapun juga Kim Shin adalah suaminya, jadi sebenci-bencinya dia dengan Kim Shin, Madam Na pernah merasakan jatuh cinta padanya.


Mi Rae dan Se Joo sampai di taman hiburan, namun hujan belum juga reda, jadi Mi Rae mengajak Se Joo nonton film dokumentasi yang Se Joo buat di rumahnya. Mendengar kata rumah, Se Joo kelabakan, dia langsung menelpon asisten Choi  untuk menyewakannya sebuah rumah kecil dan membawa semua filmnya ke rumah itu. tentu saja Se Joo harus melakukan itu, karena dia tidak mungkin membawa Mi Rae kerumahnya yang sesungguhnya.

Saat Mi Rae berada di kamar mandi, Se Joo mulai mempelajari letak rumah itu, supaya saat Mi Rae bertanya sesuatu lagi dia tidak bingung menjawab. Karena sebelumnya Se Joo sempat kebingungan saat MiRae bertanya letak kamar mandi.



Mi Rae dan Se Joo pun menonton film pendek yang dibuat Se Joo. Menonton filmnya sendiri bersama Mi Rae membuat Se Joo tak nyaman, namun Mi Rae sangat menyukai film buatan Se Joo, bahkan Mi Rae menontonnya tanpa berkedip. Mi Rae dapat mengerti maksud yang ingin disampaikan Se Joo dalam filmnya. Se joo tampak terpaku melihat Mi Rae.

Keadaan jadi janggung saat Se Joo mengusap bibir Mi Rae. Euuuuum...... so sweeet.... jadi kangen sama yang jauh di sana.. hahahhaha... curcol.


Yoo Kyung sedang melakukan syuting sebuah acara, ternyata bukan dia yang menginginkan berpenampilan seksi dan imut, tapi semua itu adalah tuntutan pekerjaannya, bahkan sutradara yang menangani acaranya meminta Yoo Kyung bergaya lebih sexy lagi. Yoo Kyung terlihat tidak nyaman, namun dia tidak bisa menolak karena jika dia menolak, dia akan diganti dengan reporter lainnya.

Usai syuting Yoo Kyung dan kru makan bersama, seperti sudah menjadi kebiasaannya, Yoo Kyung melayani semua kru dengan mengambilkan gelasnya, menuangkan minumannya, menyiapkan sendok dan sumpitnya. Saat melakukan itu semua Yoo Kyung teringat pesan Se Joo yang memintanya untuk tidak melakukan itu lagi, namun dia tidak bisa menghentikan kebiasaannya itu, karena itulah salah satu kebiasaan yang bisa membuatnya dipakai sebagai repoter.


Yoo Kyung pergi ke club malam elit dimana dia pernah bertemu dengan Se Joo, dia sengaja datang ke sana untuk menunggu Se Joo.

Orang yang sedang ditunggu Yoo Kyung sekarang sedang  bersama Mi Rae.  Karena Mi Rae mengatakan kalau dia lapar, Se Joo mengajak Mi Rae makan malam terlebih dulu di rumahnya setelah itu Mi Rae bisa pulang. Namun Mi Rae menolak dengan alasan kalau makan bersama di rumah pria akan membuatnya tidak nyaman. Mendengar Mi Rae menganggapnya sebagai seorang pria, membuat Se Joo lega, mungkin Se Joo takut kalau Mi Rae hanya menganggapnya seperti seorang adik.



Akhirnya orang yang ditunggu-tunggu Yoo Kyung datang juga. Pada Se Joo, Yoo Kyung mengatakan kalau mereka berdua sudah ditakdirkan untuk selalu bertemu, tapi Se Joo tidak merasakan demikian, dia merasa orang yang selalu ditakdirkan bertemu dengan dia adalah Mi Rae.

Dalam perjalanan pulang, Mi Rae mendapat sms dari Kim Shin yang mengajaknya bertemu. Kebetulan bis yang tumpangi Mi Rae lewat YBS, jadi Mi Rae langsung berhenti dan berlari ke lapangan tempat dimana Kim Shin menunggunya.



Ternyata Kim Shin mengajak Mi Rae bermain basket, dia mengatakan kalau itu untuk melatih stamina Mi Rae. Dan sebagai hukuman bagi yang kalah harus mentraktir makan. Mi Rae awalnya menolak karena dia merasa tidak akan menang, tapi saat dia berhasil memasukkan bola dalam ring, Mi Rae jadi bersemangat bermain.

Euuuuum.... so sweet banget pokoknya liat Kim Shin dan Mi Rae main basket bersama.

Mi Rae berhasil memasukkan 3 bola, jadi Mi Rae menang dalam pertandingan itu. Mi Rae begitu senang dan meminta Kim Shin mentraktirnya. Namun senyum Mi Rae langsung menghilang saat Kim Shin mengatakan kalau dia mentraktir sekalian untuk acara perpisahan mereka.



Mi Rae tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya, saat Kim Shin memberitahu kalau dia  akan dipindahkan tugaskan ke daerah lain.

Pulang ke rumah, Mi Rae langsung marah pada Madam Na, dia mengatakan Kim Shin hancur karena Madam Na. Madam Na makin terkejut saat Mi Rae mengatakan kalau Kim Shin akan dipindah tugaskan di Song Joo bukan di New York seperti yang dia katakan pada Miranda.

Joo Hyun yang merasa terganggu karena pertengkaran Mi Rae dan Madam Na, langsung keluar dan meminta mereka diam. Tapi dia masuk lagi kekamar saat Mi Rae berkata kalau Kim Shin akan dipindahtugaskan.


Keesokanharinya di YBS berduka karena Kim Shin akan dipindahtugaskan, semua orang  bersimpati pada Kim Shin. Joo Hyun menyadari sesuatu, kalau Kim Shin dan Mi RAe punya hubungan special, karena Mi Rae dapat lebih dulu tahu kalau Kim Shin akan dipindahkan. Joo Hyun pun langsung menginterogasi Kim Shin dan menanyakan apa hubungan mereka berdua. Joo Hyun yang tidak bisa mengatakan kalau dia adalah kakaknya Mi RAe, membuat Kim Shin beranggapan kalau Joo Hyun menyukai Mi Rae. 

Namun semua itu tidak berlangsung lama, setelah Miranda mengumumkan:


“Dua minggu dari sekarang, Kim Shin’s Morning Show yang bertanggung jawab atas kudeta itu, akan dibatalkan. Dan juga, anggota tim acara itu, yang membiarkan situasi ini terjadi, semua akan ditugaskan ke stasiun daerah. Dalam menugaskan mereka kembali ke jabatan mereka, kami mempertimbangkan kampung halaman mereka atau daerah lain, jadi berterimakasihlah dan semoga mereka akan menghabiskan waktu untuk memikirkan dan menyesali tindakan mereka.”


Setelah mendengar pengumuman itu,semua anggota TIM 3 memusuhi Kim Shin, terkecuali Mi Rae yang tambah simpati pada Kim Shin. Se Joo yang juga mendengarnya langsung bergegas untuk menemui Miranda, namun Miranda tidak mengizinkan Se Joo masuk keruangannya lagi.


Di lobi Kim Shin bertemu dengan Madam Na. Kali ini Madam Na tidak memperlihatkan kebenciannya lagi pada Kim Shin, dia bahkan mengatakan kalau dia menyukai semua hal tentang Kim Shin, dia juga mengerti kalau Kim Shin punya bakat dan prinsip, tapi untuk sementara dia menyuruh Kim Shin membuang itu semua dan memohon pada Miranda.

Kim Shin tidak mau melakukannya, karena dampak yang akan di timbulkan akan lebih parah daripada dia harus turun ke stasiun daerah. Madam Na mengingatkan Kim Shin kalau orang-orang yang merasa menjadi korban akan terus mengkritik Kim Shin dan membencinya.

Kim Shin menjawab kalau dia sudah terbiasa dikritik dan itu tak masalah untuknya. Setelah mengatakan itu dia berlalu pergi namun langkahnya terhenti saat Madam Na berkata.

“Tapi tetap saja, kau bilang ini menyakiti hatimu. Katamu kau tak pernah sepenuhnya terbiasa dikritik dan dijadikan orang buangan.”

Kim Shin terkejut Madam Na tahu isi hatinya yang sebenarnya. Karena Madam Na selalu menebak masa depannya dan tidak tahu masa depan orang lain, membuat Kim Shin benar-benar yakin kalau Madam Na menyukainya. Dia pun menyarankan pada Madam Na untuk tidak terlalu tertarik padanya, karena dia tidak suka wanita yang lebih tua.

Se Joo yang tidak bisa pulang ke rumahnya, memilih benar-benar menempati rumah bohongannya. Melihat masih ada bekas pop corn milik Mi Rae di meja, dia pun teringat pada Mi Rae dan langsung menelponnya.


Se Joo meminta maaf pada Mi Rae karena tidak bisa membantu mempertahankan pekerjaan yang baru saja Mi Rae dapatkan. Mi Rae pun bertanya kenapa Se Joo yang harus minta maaf, karena semua itu tidak ada hubungannya dengan Se Joo, untuk yang itu Se Joo tidakbisa menjawab, dia hanya mengatakan maaf.


Madam Na pergi ke supermarket untuk berbelanja keperluan upacara kematian ayah Mi Rae. Semua orang yang melihatnya dapat mengenali dirinya kalau dia adalah peramal yang diundang di Kim Shin’s Morning Show. Mereka semua menanyakan kebenaran tentang apa yangdikatakan Madam Na tentang Kim Shin. Mendengar semua orang bertanya padanya, Madam Na pusing dan memutuskan langsung pergi.

Di rumah Madam Na membuka kembali buku hariannya, dan dia sepertinya mendapat suatu ide. Dia pun langsung pergi kesuatu tempat.

Mi Rae dan Joo Hyun menikmati makanan yang sudah Madam Na buat untuk mereka. Dan seperti biasa mereka selalu bertengkar, tapi yang ini hanya pertengkaran kecil, saling menyuruh untuk menikah. Hehehe


Ternyata orang yang ingin Madam Na temui adalah Kim Shin. Madam NA mengatakan pada Kim Shin kalau dia akan membatu Kim Shin menjadi penyiar utama lagi di YBS.

Madam Na kemudian memberikan payung pada Kim Shin. Melihat cuaca malam yang cerah seperti itu, Kim Shin bingung, diapun mengadahkan tangannya, dan hujan mulai turun.

Mi Rae mendapat sms dari Madam Na, yang berisi:

“Aku akan memberimu hadiah yang sangat bagus, jadi jam 10:30 malam, ajak kakakmu dan naiklah ke tempat tertinggi di dekat rumah.”

Tak mau membuang waktu, Mi Rae langsung memaksa kakaknya untuk ikut bersamanya.

Di rumah besarnya, Miranda juga teringat pada apa yang dikatakan Madam Na padanya.  Kalau pada tanggal 7 november sekitar pukul 10:30 akan terjadi pemandangan yang menakjubkan.

Apa yang terjadi? Ternyata pemandangan menakjubkan yang Madam Na katakan adalah Menara Namsan yang tersambar petir dan patah.



Mi Rae, Joo Hyung, Kim Shin dan juga Miranda terkejut melihatnya.


Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...
Copyright © 2013. Drama Populer - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger